Daimler Beli Aplikasi Taksi untuk Ponsel Pintar

Frankfurt, KompasOtomotif - Daimler AG resmi membeli dua aplikasi untuk ponsel pintar, Mytaxi dan RideScout. Layanan berbasis aplikasi ini disiapkan untuk memberikan jasa transportasi bagi orang yang tidak memiliki mobil pribadi.

Daimler menjelaskan, langkah akuisisi ini tidak akan mengganggu industri taksi yang sudah ada saat ini. Selain itu, Mercedes-Benz merupakan salah satu merek utama yang digunakan menjadi taksi saat ini, termasuk menghindari kontroversi dari aplikasi sebelumnya, Uber.

Uber, merupakan layanan yang berasal dari San Francisco, Amerika Serikat menawarkan jasa layanan jemput-antar dengan biaya terjangkau. Selain itu juga ada Uberpop, layanan berbagi kendaraan yang menghubungkan antara pemilik mobil pribadi dengan warga yang mau nebeng. Kedua layanan ini mendapat sambutan baik di Jerman karena memanfaatkan celah abu-abu dalam tatanan hukum yang dikeluarkan pemerintah selaku regulator transportasi komersial.

Daimler, melalui anak perusahaannya Moovel GmbH mengatakan, Mytaxi berasal dari Hamburg, aplikasi yang digunakan konsumen untuk memesan taksi. Aplikasi ini juga memungkinkan konsumen memantau pesanan taksinya, biaya argo, hingga bayar via debit melalui ponsel pintar mereka.

"Akuisisi Mytaxi dan perusahaan kami yang sudah ada Blacklane, alasannya adalah terus tumbuhnya layanan pesanan limusin, tidak ada sama sekali untuk menyerang perusahaan taksi yang sudah beroperasi," jelas Robert Henrich, Chief Executive Officer Moovel GmbH, dilansirReuters (4/9/2014).

Moovel bahkan siap bekerja sama dengan perusahaan taksi untuk memajukan aplikasinya itu. Rencana ini langsung mendapat sambutan positif dari BZP, asosiasi layanan taksi dan penyewaan mobil di Jerman. 

RideScout
Selain itu, Daimler juga dikabarkan membeli RideScout, yang berbasis di Austin, Texas, AS. Aplikasi ini memberikan layanan informasi pada penggunanya untuk mengetahui jalan terbaik yang bisa ditempuh dalam mencapai satu tujuan tertentu. Bisa digunakan oleh semua orang, baik pengmudi mobil pribadi, pengguna transportasi umum, atau penikmat layanan berbagi mobil.

Saat ini, Moovel GmbH sudah mengoperasikan aplikasi berbagi kendaraan, car2go. Jumlah pelanggannya telah mencapai 850.000 orang. Juga ada Park2gether, layanan bagi mereka yang tengah mencari ruas parkir yang tersedia di suatu lokasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar