Begini Tampang APV Luxury Terbaru

Jakarta, KompasOtomotif - Mobil baru Suzuki yang tepergok kamera pada Kamis, (11/9/2014) bukan hanya Karimun Wagon R GS. Setelah menunggu beberapa waktu ternyata ada satu model lain yang juga melintas di salah satu jalan di kawasan industri Cakung, Jakarta Timur. Model ini sudah dikonfirmasi oleh Suzuki Indomobil Sales (SIS) merupakan APV Luxury 2.
Varian teratas APV yang dinamakan Luxury sudah meluncur sejak 2009, namun tak kunjung mendapatkan revisi desain. Pada akhir Agustus lalu, SIS mengatakan Luxury versi kedua akan meluncur di Indonesia International Motor Show 2014.
Berdasarkan foto terlihat, bodi mobil berkelir putih dan lambang “S” di depan ditutupi. Dibanding versi pertama, tampang depan Luxury 2 berbeda. Bisa diperhatikan dari bentuk bember yang lebih membulat. Bilah plat berlapis krom pada gril berukuran lebih besar. Selain itu desain pelek juga baru.
Berbagai ubahan tidak hanya merambah sektor eksterior tapi juga interior. Salah satu fitur unggulan adalah layar monitor kabin terintegrasi dengan kamera parkir.
Kendati harga resmi belum diresmikan, SIS menjelaskan banderol Luxury 2 lebih mahal Rp 15 juta dibanding versi sebelumnya. Bila disandingkan bisa jadi perbedaannya terlalu besar, tapi perlu diingat perubahan ini datang setelah lima tahun. Ada berbagai faktor ekonomi yang bisa memengaruhi ketetapan harga.

Belum ada penjelasan lebih detail yang dibeberkan SIS. Kelanjutan informasi akanKompasOtomotif kabarkan setelah peluncuran pada pembukaan IIMS (18/9/2014).
READ MORE - Begini Tampang APV Luxury Terbaru

Jual Unimog, Arnold Beli Bugatti Veyron

California, KompasOtomotif - Aktor Hollywood sekaligus politisi Amerika Serikat, Arnold Schwarzenegger memang punya selera yang baik soal kendaraan. Setelah baru saja melepas truk Unimog U1300 SE 6.4, kini Arnold terlihat sedang mengendarai mobil super.

Bintang di film Terminator ini tertangkap kamera sedang menggeber Bugatti Veyron Gran Sport Vitesse di Santa Monica, California, AS. Supercar tanpa atap asal Perancis milik Arnold tersebut dibalut warna silver dan masih terlihat baru.

Arnold duduk di belakang kemudi dan didampingi oleh rekannya. Veyron Gran Sport Vitesse memiliki mesin W16, dengan daya maksimum 1.200 tk dan torsi puncak 1.500 Nm. Mampu menyentuh kecepatan 100 kpj dalam waktu 2,6 detik. Pada jalan normal kecepatan dibatasi di angka 375 kpj.

Selain Bugatti, mantan Gubernur California ini juga masih memiliki Hummer H1 4x4, yang dikonversikannya dengan bahan bakar hidrogen. Lalu ada dua Ferrari yang juga masih jadi penghuni garasi rumahnya.
READ MORE - Jual Unimog, Arnold Beli Bugatti Veyron

Ini Tampilan Sepeda Motor Matchless Terbaru

Milan, KompasOtomotif – Merek sepeda motor legendaris asal Inggris, Matchless, siap lahir kembali dengan penampilan perdana di era baru. Setelah dibeli keluarga Malenotti pada 2012, merek ini mulai menggeliat, meski harus memulai di jalur fashion.

Ya, Franco Malenotti adalah pengusaha dan desainer pakaian sukses. Nama Matchless ”dipinjam” sebagai merek pakaian yang saat ini banyak dipakai para selebriti. Kini, merek sudah siap dengan desain sepeda motor baru hasil goresan Mallenoti sendiri berkolaborasi dengan tim desain.

Sosoknya akan tampil di EICMA, Milan, akhir tahun ini. Tak hanya sekadar tampil, Matchless juga akan merayakan usia merek yang ke-115 tahun. Sepeda motor yang akan ditampilkan adalah Model X Reloaded, terinspirasi dari Model X yang diproduksi 80 tahun silam.
Penampilan sepeda motor sangat mencerminkan semangat perpaduan antara gaya lama dan model baru. Garis desain Matchless Model X yang lahir pada 1929 dipertahankan, lalu dipadankan dengan gaya modern pada mesin dan aksesori.

Mesin akan menggunakan S&S V-Twin 1.916cc, injeksi, dengan rasio kompresi 9,75:1. Mesin digandengkan dengan transmisi 6-percepatan. Suspensi depan cukup unik dengan tipe hidrolik. Sementara sokbreker belakang ada dua, di bawah mesin dan satunya lagi di bawah jok.

Yang menarik, model ini bisa disetel dengan berbagai macam posisi berkendara. Jok misalnya, bisa diatur dengan ketinggian berbeda. Pijakan kaki juga bisa disesuaikan dengan gaya berkendara. Ban menggunakan ukuran 130/90-16 di depan dan 200/55-17 untuk belakang.
READ MORE - Ini Tampilan Sepeda Motor Matchless Terbaru

Tampang Agresif Hyundai i20 Kupe

Rüsselsheim, KompasOtomotif – Hyundai Eropa mempublikasi sketsa wajah i20 tiga pintu yang akan dijual mulai 2015. Inilah kejutan yang disiapkan produsen asal Korea Selatan itu buat konsumen Eropa dengan memberikan versi kupe pada hatchback segmen-B untuk pertama kalinya.

Proyek ini dikerjakan seutuhnya di pusat desain Hyundai Eropa, Russelsheim, Jerman dengan desain yang berbeda dibanding versi lima pintu, yang sudah meluncur bulan lalu. Sekilas tampang semakin ramping dengan atap rendah. Tarikan garis dari depan ke belakang juga tampak aerodinamis dan tajam.

Garis atap hingga bemper belakang yang sporty memberikan kesan galak, itu pun masih ditambah dengan spoiler yang runcing. Alhasil, kap mesin tampak lebih panjang.

”Model baru ini menjanjikan kombinasi antara kesenangan mengemudi, karakter berbeda, dan rasa sporty. Namun tetap mengedepankan kepraktisan dan kualitas yang sudah ditemukan pada versi lima pintu,” begitu isi pernyataan Hyundai dalam rilis resminya.

Produksi model ini akan dilakukan pada Februari 2015, lalu dijual beberapa bulan setelahnya. Namun pengenalan pertama kali akan dilakukan di Paris, bulan depan.
READ MORE - Tampang Agresif Hyundai i20 Kupe

Daimler Beli Aplikasi Taksi untuk Ponsel Pintar

Frankfurt, KompasOtomotif - Daimler AG resmi membeli dua aplikasi untuk ponsel pintar, Mytaxi dan RideScout. Layanan berbasis aplikasi ini disiapkan untuk memberikan jasa transportasi bagi orang yang tidak memiliki mobil pribadi.

Daimler menjelaskan, langkah akuisisi ini tidak akan mengganggu industri taksi yang sudah ada saat ini. Selain itu, Mercedes-Benz merupakan salah satu merek utama yang digunakan menjadi taksi saat ini, termasuk menghindari kontroversi dari aplikasi sebelumnya, Uber.

Uber, merupakan layanan yang berasal dari San Francisco, Amerika Serikat menawarkan jasa layanan jemput-antar dengan biaya terjangkau. Selain itu juga ada Uberpop, layanan berbagi kendaraan yang menghubungkan antara pemilik mobil pribadi dengan warga yang mau nebeng. Kedua layanan ini mendapat sambutan baik di Jerman karena memanfaatkan celah abu-abu dalam tatanan hukum yang dikeluarkan pemerintah selaku regulator transportasi komersial.

Daimler, melalui anak perusahaannya Moovel GmbH mengatakan, Mytaxi berasal dari Hamburg, aplikasi yang digunakan konsumen untuk memesan taksi. Aplikasi ini juga memungkinkan konsumen memantau pesanan taksinya, biaya argo, hingga bayar via debit melalui ponsel pintar mereka.

"Akuisisi Mytaxi dan perusahaan kami yang sudah ada Blacklane, alasannya adalah terus tumbuhnya layanan pesanan limusin, tidak ada sama sekali untuk menyerang perusahaan taksi yang sudah beroperasi," jelas Robert Henrich, Chief Executive Officer Moovel GmbH, dilansirReuters (4/9/2014).

Moovel bahkan siap bekerja sama dengan perusahaan taksi untuk memajukan aplikasinya itu. Rencana ini langsung mendapat sambutan positif dari BZP, asosiasi layanan taksi dan penyewaan mobil di Jerman. 

RideScout
Selain itu, Daimler juga dikabarkan membeli RideScout, yang berbasis di Austin, Texas, AS. Aplikasi ini memberikan layanan informasi pada penggunanya untuk mengetahui jalan terbaik yang bisa ditempuh dalam mencapai satu tujuan tertentu. Bisa digunakan oleh semua orang, baik pengmudi mobil pribadi, pengguna transportasi umum, atau penikmat layanan berbagi mobil.

Saat ini, Moovel GmbH sudah mengoperasikan aplikasi berbagi kendaraan, car2go. Jumlah pelanggannya telah mencapai 850.000 orang. Juga ada Park2gether, layanan bagi mereka yang tengah mencari ruas parkir yang tersedia di suatu lokasi.
READ MORE - Daimler Beli Aplikasi Taksi untuk Ponsel Pintar

Peugeot Rancang MPV Baru buat Indonesia

Jakarta, KompasOtomotif – PSA Peugeot Citroen di Perancis memang masih berjuang agar lebih stabil, namun bukan berarti tanpa persiapan menghadapi persaingan di masa depan. Salah satu strategi yang terungkap adalah dengan menelurkan MPV untuk pasar Asia Tenggara (ASEAN).
“Mereka punya proyek pada 2017 menciptakan kendaraan khusus buat ASEAN. Mereka sampaikan akan meluncurkan itu. Modelnya MPV,” papar CEO Astra International-Peugeot (Peugeot  Indonesia) Contantinus Herlijoso, kepada KompasOtomotif, Rabu (3/9/2014).
Herlijoso mengaku baru mengetahui sebatas itu, detail lebih belum disampaikan. Selama ini, mobil-mobil Peugeot yang dipasarkan di Indonesia merupakan model global. Tambahan model MPV bisa jadi jurus jitu menyegarkan performa Peugeot Indonesia yang cenderung stagnan.
2015Hingga September, Peugeot Indonesia belum meluncurkan model baru ataupun penyegaran. Pasalnya, di Perancis kebanyakan model baru diluncurkan di semester kedua 2014. Herlijoso menyebutkan butuh waktu hingga sampai ke Indonesia, kemungkinan besar datang pada 2015.
“Kalau kita liat dari produk line-up mungkin bisa di awal tahun depan (2015),” katanya.
READ MORE - Peugeot Rancang MPV Baru buat Indonesia

Siluet Kawasaki Ninja H2 Semakin Kentara

Tokyo, KompasOtomotif – Kawasaki terus menjaga penasaran publik atas produk baru yang akan diluncurkan pada pameran Intermot, Cologne, Jerman, akhir September 2014. Video-video teaser dimunculkan satu demi satu, hingga kini terdapat total empat seri. Yang terakhir cukup menarik, dimana sosok sepeda motornya semakin kentara dengan siluet bagian atas.

Ninja H2, demikian sepeda motor itu akan dinamai, bakal menjadi sepeda motor dengan performa paling tinggi dan akan menjadi petarung tangguh di kelasnya. Digambarkan dalam video, Kawasaki mempunyai produk yang menjadi raja performa dari masa ke masa.

Misalnya, GPZ900 di era 1980-an, ZX12R di era 1990-an, hingga ZX14R yang muncul di zaman milenium. Apakah berarti H2 menggantikan ZX-14R? Belum ada jawaban pasti. Yang jelas model ini akan menjadi varian yang melambangkan konsistensi Kawasaki memproduksi sepeda motor berperforma tinggi.

Soal tampang, digambarkan sosoknya sebagai sepeda motor sport super yang mempunyai bodi tajam. Tampak bagian buritan yang lancip meski sedikit gambot. Tangki membumbung besar dan cukup boxy, sementara bagian depan lebih tampak lebih gendut, meski tak segambot ZX-14R.
READ MORE - Siluet Kawasaki Ninja H2 Semakin Kentara

Edisi Pertama Volvo XC90 Terjual dalam 47 Jam

Stockholm, KompasOtomotif - Volvo meluncurkan XC90 First Edition sebagai bentuk perayaan tahun berdirinya pabrikan asal Swedia tersebut. Varian spesial ini langsung terjual dalam kurun 48 jam saja.

XC90 First Edition hanya diproduksi 1.927 unit. Angka tersebut sama dengan tahun berdirinya Volvo yakni pada 1927 silam. SUV ini tidak tersedia di dealer resmi, dan konsumen yang berminat hanya bisa memesan melalui internet.

Dibanderol dengan harga 65.900 dollar AS (Rp 777,6 juta), dan pembeli akan mendapatkan sederet fitur lebih. Hanya saja, First Editon ini tidak mendapatkan pilihan mesin plug-in hybrid. Sebagai awalan, semua edisi perdana XC90 sudah dibalut dengan warna eksterior Onyx Black dan pelek 21 inci delapan palang.

Sementara di bagian dalam sudah mendapat sentuhan jok kulit nappa, panel instrumen warna gelap dan kabin dengan aksen kayu. Penumpang depan punya fitur jok yang dilengkapi penghangat dan pendingin, serta disempurnakan dengan sistem audio 19 speaker Bowers & Wilkins 1.400 watt.

Seluruh Volvo XC90 "Edisi Pertama" dilengkapi dengan plat emblem khusus dan nomor urut. Juga ada sentuhan khusus di bagian belakang, gantungan kunci kulit juga dengan logo "First Edition". Mengandalkan mesin bensin terbaru Volvo, empat silinder supercharger, Drive-E, berpenggerak semua roda (AWD) yang menghasilkan tenaga 316 tk.

“Kami sangat senang tapi tidak terlalu terkejut dengan peluncuran ini. Ada ketertarikan besar dari konsumen setelah diperkenalkan secara premier pada pekan lalu. XC90 adalah model ikonik kami, dan First Edition bakal menjadi mobil koleksi di masa depan,” jelas Alain Visser, senior wakil presiden Volvo Group, seperti dilansir Autoevolution, Sabtu (6/9/2014).
READ MORE - Edisi Pertama Volvo XC90 Terjual dalam 47 Jam

VW Mencemooh Teknologi "Fuel Cell" milik Toyota

Tokyo, KompasOtomotif - Volkswagen AG terus berusaha bersaing ketat Toyota Motor Corporation dalam memenuhi ambisinya menjadi produsen mobil terbesar di dunia pada 2018. Produsen mobil terbesar Eropa itu mencemooh teknologi fuel cell yang diprakarsai Toyota tersebut dengan menyatakan bakal sulit mencapai sukses di luar Jepang.

Shigeru Shoji, Presiden Direktur Grup VW Jepang mengatakan, insentif yang dikeluarkan Pemerintah Jepang, hingga 3 juta yen (Rp 35,1 juta) per mobil bahan bakar hidrogen, akan sulit diimbangi oleh negara lain di dunia. Bahkan di negara asalnya, proses pengisian bahan bakar (hidrogen) tidak praktis karena harus membangun infrastruktur butuh waktu dan biaya yang besar.

"Mungkin akan sukses di Jepang, tetapi tidak secara global," jelas Shoji, dilansir Bloomberg,Senin (8/9/2014). Teknologi fuel cell bisa hanya menjadi salah satu contoh "sindrom galapagos", membuat perusahaan Jepang menciptakan produk yang sukses di negara asalnya saja. Pandangan negatif Shoji ini juga pernah disampaikan Elon Musk, Chief Executive Officer Tesla Motors Incorporated, beberapa waktu lalu. 

Di Jepang, kendaraan fuel cell (FCV) mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Menciptakan jalan khusus bagi kendaraan itu sehingga mendapat perlakuan khusus, seperti yang pernah terjadi pada Toyota Prius yang berteknologi hibrida.

"Supaya bisa bertahan, Anda perlu menghasilkan produk baru, yang lebih baik. Ini bukan sekedar nasionalis," jelas Ha Pham, analis Jefferies Group Incorporated di Tokyo.

Masih mahal
Dion Corbett, juru bicara Toyota di Tokyo mengatakan, kendaraan berteknologi fuel cell hanya menghasilkan uap air sebagai gas buang. Menawarkan salah satu solusi terbaik untuk mengurangi emisi karbon di Jepang. Menyangkut pernyataan Shigeru Shoji, Corbett tidak mau berkomentar.

"Sistem teknolgi fuel cell masih relatif mahal sehingga kami butuh sokongan subsidi dari pemerintah Jepang. Sulit untuk membayangkan kalau FCV akan banyak dikendarai hanya dalam dua bulan mendatang," beber Corbett.

Juni lalu, Toyota mengatakan selain Jepang, perusahaan berharap bisa menjual kendaraan FCV di Jerman, California, dan beberapa kota di kawasan timur Amerika Serikat.
READ MORE - VW Mencemooh Teknologi "Fuel Cell" milik Toyota

Mahindra Jajaki Aliansi dengan PSA Peugeot-Citroen

Mumbai, KompasOtomotif - Setelah Jaguar Land Rover berhasil diakuisisi Tata Motors, kini ada satu lagi perusahaan otomotif asal India yang berniat menjadi pemain global. Adalah Mahindra & Mahindra (M&M) yang sudah berhasil mengakuisisi Ssangyong Motor dari Korea Selatan. Kini, M&M dikabarkan tengah menjajaki kerjasama dengan beberapa prinsipal asing lain, seperti Saab asal Swedia dan PSA Peugeot-Citroen dari Perancis.

Menurut sumber yang mengetahui rencana ini, M&M berencana menumpang kesuksesan Ssangyong di Rusia, karena menjadi pasar ekspor terbesar merek Korsel itu. Di China, Ssangyong baru mulai berbisnis dan M&M akan menunggu ikut masuk pasar ketika kondisi sudah mulai stabil. Di Chili, M&M dan Ssangyong sepakat untuk saling bergerak independen dan sengaja tetap dibiarkan sesuai kesepakatan awal.

Direktur Eksekutif M&M Pawan Goenka dilansir ETauto.com, Senin (8/9/2014) mengatakan, kedua merek (M&M dan Ssangyong) sudah cukup sukses di Afrika, kini giliran perusahaan lebih serius mencari cara masuk ke pasar Eropa.

"Beberapa tahun lalu, sebelum kami mengambil alih Ssangyong, merek itu sangat kuat di Eropa. Tapi kemudian kehilangan kekuatannya karena krisis keuangan. Sekarang sudah masa pemulihan kembali," beber Goenka.

Selain itu, di beberapa pasar lain seperti Amerika Serikat, Ssangyong mengaku sudah memperoleh beberapa ketertarikan dan butuh dipersiapkan strateginya.

M&M dan Ssangyong tetap menjadi merek terpisah dan akan dibahas dengan hati-hati. Secara terpisah keduanya juga akan memanfaatkan sinergi ini. Kedua perusahaan saat ini tengah melakukan kordinasi penyatuan merek secara global, diharapkan selesai dalam empat hingga enam bulan mendatang.
READ MORE - Mahindra Jajaki Aliansi dengan PSA Peugeot-Citroen