Nissan mulai Jual Leaf "Lokal" di China

Shanghai, KompasOtomotif - Setelah resmi tampil di Beijing Auto Show, kuartal pertama 2014, akhirnya Nissan mulai memasarkan mobil listriknya di China. Kalau di belahan dunia lain Nissan memasarkan Leaf, di China ada perbedaannya. Nissan bergandengan tangan dengan Dongfeng, memasarkan mobil listriknya dengan sebutan Venucia e30.

Langkah ini dinilai cukup berisiko besar, meskipun melihat China sebagai pasar mobil terbesar di dunia saat ini. Sebelum pemasaran resmi dilakukan, Dongfeng Nissan Passenger Vehicle Company (DFL-PV) sudah melakukan tes pasar dengan mencoba 300 unit Venucia e30 di seluruh China.

KompasOtomotif bahkan pernah menyaksikan langsung mobil listrik murni ini digunakan oleh salah satu armada taksi di Guangzhou, China, April 2014. Langkah ini dilakukan untuk menyosialisikan penggunaan mobil listrik dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam uji coba itu, Nissan juga menyimpulkan kalau mengendarai mobil listrik mampu menghemat pengeluaran sehari-hari hingga 85 persen ketimbang kendaraan konvensional. Selain itu, bisa menempuh jarak 35 mile (56,3 km) hanya dalam pengisian baterai cepat, 5 menit saja.

Insentif
Di China, Venucia e30 dibanderol 267.800 yuan atau Rp 518,5 juta, belum termasuk insentif dari pemerintah. Pemasaran Venucia akan fokus pada beberapa kota besar di China, seperti Beijing, Shanghai, Guangzhou, Shenzhen, Dalian, Wuhan, Tianjin, Zhengzhou, dan Hangzhou. Kota lainnya, baru akan menyusul tahun depan.

Di AS Leaf terjual 3.186 unit, Agustus 2014, rekor tertinggi bulanan yang pernah diraih Nissan. Sedangkan Januari-Agustus 2014 total penjualan Nissan naik 34 persen menjadi 18.841 unit dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

1 komentar